Kamis, 12 April 2012

Rahasia Kemajuan Barat dalam Bidang Sains dan Teknologi


RAHASIA KEMAJUAN BARAT DALAM BIDANG SAINS DAN TEKHNOLOGI
Makalah
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
IAD, IBD, ISD






Oleh:
SITI NISWATUN CHAFSHOH
NIM: D32211049
SITI NURUL AINI LATIFAH
NIM: D3221050



JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI  SUNAN AMPEL
SURABAYA
2011


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Tekhnologi merupakan landasan penting bagi kehidupan manusia, yang pada saat ini manusia tidak lepas dari peran penting tekhnologi. Kita tau bahwa pada zaman ini segala urusan dapat di permudah dengan adanya tekhnologi, namun berkembang pesatnya tekhnologi tidak selamanya berdampak positif bagi kehidupan kita. Banyak sekali tenaga kerja yang diambil alih oleh mesin-mesin yang dibuat dari gabungan antara sains dan tekhnologi, sehingga semakin banyak pula pengangguran di negeri ini khususnya. Selain itu banyak pula kalangan yang menyalah gunakan kegunaan dan fungsi tekhnologi, padahal didalam Al-qur’an tela dijelaskan tentang rambu-rambu tata cara hidup kita dalam mempergunakan apa-apa yang ada di alam semesta ini.
Dengan menganalisis berbagai hal yang terkait dalam sains dan tekhnologi, penyusun berharap semoga kita dapat menambah wawasan dan mengambil pelajaran yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan uraian diatas, penulis menyusun makalah yang berjudul “Rahasia Kemajuan Barat Dalam Bidang Sains dan Tekhnologi”.
E. Tujuan Pembahasan
Adapun makalah ini ditulis untuk;
1.      Menjelaskan sains dan teknologi
2.      Mengetahui hubungan timbale balik antara sains dan tekhnologi
3.      Menjelaskan konsep tekhnologi
4.      Menganalisa kemajuan  sains dan tekhnologi saat ini


BAB II
PEMBAHASAN
A. Menjelaskan tentang Sains dan Tekhnologi
Sains dan tekhnologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari, karna tidak dapat di pungkiri, hal sekecil apapun yang ada di sekitar kita merupakan olahan dari sebuah tekhnologi, mulai dari baju yang kita pakai, air bersih, korek api, piring, gelas, kertas dan banyak lagi yang lainnya.
Sains dan tekhnologi atau sering disebut dengan IPTEK digunakan sebagai acuan untuk mengeksploitasi, mengolah, memanfaatkan apa yang ada di lingkungan beserta isinya untuk pemenuhan kebutuhan. Sains dan tekhnologi dapat berkembang melalui kreativitas  sehingga terbentuk berbagai macam inovasi dn rekayasa yang memudahkan kebutuhan sehari-hari. Kegunaan sains dan tekhnologi ataupun hasilnya bagi manusia sangat tergantung pada nilai moral dan norma yang mendasarinya, karna tanpa nilai dan norma pengembangan sains dan tekhnologi sangatlah berbahaya dan berdampak buruk. Sains itu sendiri secara umum didefinisikan sebagai pengetahuan (knowledge) yang didapatkan dengan cara sistematis tentang struktur dan perilaku dari segala fenomena yang ada di jagad raya dan isinya, baik fenomena alam maupun sosial. Sementara itu, teknologi merupakan aplikasi dari sains sebagai respons atas tuntutan manusia akan kehidupan yang lebih baik dengan memproduksi, memproses atau membuat sesuatu yang lebih mengembangkan ketrampilan manusia[1].
            Dari perspektif sejarah, seperti digambarkan oleh Toynbee (2004, 35) teknologi merupakan salah satu ciri khusus kemuliaan manusia bahwa dirinya tidak hidup dengan makanan semata. Teknologi merupakan cahaya yang menerangi sebagian sisi non material kehidupan manusia. Teknologi, lanjut Toynbee (2004, 34) merupakan syarat yang memungkinkan konstituen-konstituen non material kehidupan manusia, yaitu perasaan dan pikiran, ide dan idealnya. Teknologi adalah sebuah manifestasi langsung dari bukti kecerdasan manusia.akan ilmu pengetahuan yang mengacu pada pengamatan atau eksperimen untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi di alam semesta ini yang dapat di buktikan melalui metode-metode ilmiah[2].
B. Hubungan Timbal Balik Antara Sains dan Tekhnologi
Terciptanya sebuah tekhnologi bersumber dari  ilmu pengetahuan, keduanya saling berkaitan. Namun ada pula pihak yang melaksanakan sebuah tekhnologi tanpa menggunakan pedoman dari ilmu pengetahuan, contohnya, pada zaman dahulu ataupun rakyat pedesaan, proses mereka mampu membuat tempe tidak perlu  mempelari dasar-dasar ataupun unsur yang terkandung dari kedelai hingga dapat berubah menjadi tempe, mereka lebih condong melakukan pembuatan tersebut karna mengikuti orang-orang terdahulu, tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa dalam proses pembuatan tempe terdapat sesuatu yang dapat di kaji dengan ilmu pengetahuan[3].
            Namun pada zaman berikutnya, atau lebih di kenal dengan zaman modern, perkembangan tekhnologi semakin pesat dan meraja lela, hingga menimbulkan pula suatu permasalahan-permasalahan dan pertanyaan-pertanyaan yang harus dikaji melalui penelitian ilmiah yang tidak lain hal ini adalah ciri dari sains.
            Maka tidak  lain terbentuknya tekhnologi ialah berawal dan bersumber dari ilmu pengetahuan, karna proses pembuatan alat-alat teknologi adalah dari sebuah penelitian dari ilmu pengetahuan.
C. Konsep Teknologi
            Beberapa konsep teknologi yang pentin adalah:
a.       pengambilan keputusan
b.      siistem
c.       umpan balik
a. pengambilan keputusan
            Dalam pengambilan keputusan suatu masalah harus memperhatikan emppat unsur berikut:
§         model
§         keriteria (persyaratan atau tujuan)
§         pembatas
§         optimasi
            Semua itu dapat di ibaratkan  pengambilan keputusan dalam memilih mobil yang pada kecepatan tinggi semakin hemat bahan bakar. Padahal secara umum yang sering kita tau semakin tinggi kecepatan justru membutuhkan bahan bakar semakin banyak pula.
            a. model
            model adalah penggambaran suuatu masalah secara kuantitatif.  Kalau kita menggambarkan kebutuhan bakar dengan kecepatan dalam bentuk kurva maka kita akan mengetahui model kecepatan yang mana yang paling hemat bahan bakarnya.
            b. kriteria
            kriteria adalah tujuan yan ingin dicapai dari pengambilan keputusan. Dalam contoh mobil diatas dabat dikatakan bahwa kriteria yang kita cari adalah “pemakaian bahan bakar serendah mungkin dan mencapai tujuan secepat mungkin”.
            c. pembatas
            dalam contoh diatas, pembatas  kecepatan misalnya rambu-rambu lalu lintas, cuaca dan lain sebagainya sehingga bisa membatasi kita atau memberlambat kita untuk cepat sampai tujuan.
            d. optimasi
optimasi adalah menentukan pemecahan yang paling baik dengan pengambilan jalan tengah yang paling bijaksana. Jika di ibaratkan kecepatan sebuah mobil  yang hemat energi dan cepat sampai tujuan adalah antara 50-70 km/jam, maka kita mengambil rata-ratanya yaitu 60 km/jam.
b. sistem
Sistem adalah suatu obyek yang terdiri dari rangkaian bagian yang merupakan satu kesatuan yang saling berinteraksi secara fungsional, dan memproses suatu masukan menjadi  keluaran.[4] Untuk mengetahui obyek itu merupakan sistem atau tidak ada empat hal
            1. Dapat dipecah menjadi bagian yang lebih kecil
            2. Setiap bagian memiliki fungsi tersendiri
            3. Seluruh bagian melakukan fungsi bersama-sama
            4. Fungsi bersama yang dlakukan mempunyai tujuan tertentu
c. umpan balik
            umpan balik misalnya, sat kita mengendarai mobil dalam berbagai kondisi jalan maka akan membuat kita melihat dan brkonsentrasi pada jalan tersebut.
D. Menganalisis Tentang kemajuan Sains dan Tekhnologi saat ini
     Kemajuan teknologi dan penemuan merupakan kombinasi dari elemen lama. Beberapa contoh percepatan kemajuan teknologi:
1.      percepatan dari kecepatan manusia
Perubahan kecepatan manusia makin pendek dengan kemampuan yang makin besar.
2.      Penemuan yang semakin efisien dengan mencari prinsip-prinsip dasar. Eksperimental dapat dikembangkan secara sistematis
3.      Elemen yang dikombinasikan semakin bertambah.
     Dengan memperhatikan prinsip kombinasi dari setiap penemuan, kecepatan kemajuan tekhnologi bergantung pada lima faktor.
1. elemen-elemen yang dikombinasikan  menjadi penemuan baru, semakin bertambah banyak karna setiap penemuan menghasilkan temuan lainnya.
2. penemuan-penemuan dapat tersimpan rapi dan tersebar secara cepat dengan adanya komunikasi yang lancar.
3. elemen yang dikombinasikan tidak hanya semakin banyk, tetapi semakin meningkat pula kemampuannya.
4. kemampuan untuk memilih elemen  yang akan dikombinasikan menjadi semakin efektif, sejalan dengan  bertambah ilmiahnya metode penemuan.
5. motivasi untuk memperoleh penemuan baru.[5]

BAB III
KESIMPULAN
  1. Sains  didefinisikan sebagai pengetahuan (knowledge) yang didapatkan dengan cara sistematis. Sedangkan  Teknologi adalah sebuah manifestasi langsung dari bukti kecerdasan manusia.akan ilmu pengetahuan yang mengacu pada pengamatan atau eksperimen untuk menjelaskan fenomena-fenomena yang terjadi di alam semesta ini yang dapat di buktikan melalui metode-metode ilmiah.
  2. Hubungan timbal balik antara sains dan teknologi : sains mendorong perkembangan teknologi, karna teknologi menghasilkan permasalahan yang  pemecahannya memerlukan pendekatan ilmiah yang merupakan ciri dari sains.
  3. Konsep teknologi diantaranya:
a.       pengambilan keputusan
b.      siistem
c.       umpan balik
  1. kemajuan teknologi sangat bergantung pada penemuan sebelumnya. Makin banyak elemen yang ditemukan, maka semakin cepat adanya penemuan baru.






DAFTAR PUSTAKA

Mawardi, Nur Hidayati.  ilmu alamiah dasar ilmu sosial dasar ilmu budaya dasar. Jakarta: Pustaka Setia. 2009
Shafiyah, “Manusia Sains dan Teknologi”, Dari http://shafiyyah.blog.uns.ac.id/feed/MANUSIA, SAINS, DAN TEKNOLOGI _ Tea Shafiyyah.htm






[1] Shafiyah, “Manusia Sains dan Teknologi”, Dari http://shafiyyah.blog.uns.ac.id/feed/MANUSIA, SAINS, DAN TEKNOLOGI _ Tea Shafiyyah.htm
[2] ­­_____, “Definisi Sains”, Diakses Tanggal 19 Juli 2009, Dari http://sains4kidz.wordpress.com/2009/07/19/definisi-sains/
[4]  Mawardi Nur Hidayati , Ilmu Alamiah Dasar Ilmu Sosial Dasar Ilmu Budaya Dasar Cet VI , (Jakarta: Pustaka Setia. 2009),h. 110
[5]  Ibid., 111

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pages - Menu

Pengikut